Dunia, Ekonomi

Parlemen Eropa siap lanjutkan negosiasi dagang Uni Eropa–AS

Parlemen Eropa menyatakan siap melanjutkan pembahasan perjanjian dagang dengan Amerika Serikat

Ilayda Cakirtekin  | 23.01.2026 - Update : 23.01.2026
Parlemen Eropa siap lanjutkan negosiasi dagang Uni Eropa–AS

ISTANBUL

Presiden Parlemen Eropa Roberta Metsola menyatakan lembaganya siap meninjau kembali dan melanjutkan pembahasan perjanjian perdagangan antara Uni Eropa dan Amerika Serikat, setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kerangka kesepakatan masa depan terkait Greenland dan menarik ancaman tarif terhadap sejumlah negara Eropa.

“Parlemen Eropa akan terus menilai perjanjian dagang Uni Eropa–Amerika Serikat dan tetap membangun jembatan kerja sama dengan Kongres. Kemitraan yang kuat, strategis, dan adil—berdasarkan dialog dan saling menghormati—adalah kepentingan semua pihak,” tulis Metsola melalui platform media sosial X.

Metsola menegaskan bahwa “akal sehat telah menang” dan menekankan bahwa posisi Parlemen Eropa terkait kedaulatan dan keutuhan wilayah Denmark serta Greenland tetap tidak berubah.

“Pekan ini menegaskan satu hal yang mendesak, yakni perlunya Eropa yang lebih kuat dan lebih mandiri,” ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah Uni Eropa pada Rabu menangguhkan sementara pembahasan perjanjian dagang dengan Amerika Serikat hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Pada hari yang sama, usai pertemuan dengan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte, Presiden Trump mengumumkan bahwa kerangka kerja untuk kesepakatan masa depan terkait Greenland dan kawasan Arktik yang lebih luas telah disepakati. Trump juga menarik kembali ancaman untuk memberlakukan tarif terhadap sejumlah negara Eropa menyusul perselisihan mengenai upayanya menguasai Greenland.

Trump sebelumnya menyatakan minat untuk memperoleh Greenland yang kaya sumber daya mineral dengan alasan kepentingan keamanan nasional serta meningkatnya pengaruh Rusia dan China. Namun, langkah tersebut memicu penolakan dari negara-negara Eropa, yang kemudian menjadi sasaran ancaman tarif dari Washington.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın