Dunia

Palestina peringatkan upaya Israel dapat picu 'perang agama'

Hamas menyerukan persatuan nasional untuk mencegah pengubahan status Masjid al-Aqsa

Maria Elisa Hospita   | 16.08.2019
Palestina peringatkan upaya Israel dapat picu 'perang agama' Ilustrasi: Bendera Palestina. (Foto file - Anadolu Agency)

Ankara

Ali Semerci, Sumeyye Ozer

RAMALLAH/GAZA/YERUSALEM

Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) memperingatkan seruan Israel untuk mengubah status quo Masjid al-Aqsa di Yerusalem akan mengarah pada "perang agama".

Pada Selasa, Menteri Keamanan Publik Israel Gilad Erdan meminta pengubahan status masjid sehingga orang-orang Yahudi dapat salat di sana baik secara individu ataupun bersama-sama.

Sementara itu, Hamas, faksi perlawanan yang bermarkas di Gaza, menyerukan persatuan nasional dalam sebuah pernyataan tertulis.

"Setiap serangan ke Masjid al-Aqsa berarti serangan terhadap orang-orang Palestina dan seluruh umat," tegas Hamas.

Hal itu disampaikan setelah pasukan Israel menyerang jemaah Palestina di kompleks Masjid al-Aqsa pada Minggu, melukai setidaknya 37 orang.

"Satu-satunya cara untuk mencegah upaya Israel adalah persatuan nasional berdasarkan kemitraan nyata," tambah faksi Palestina itu.

Kementerian Awqaf dan Urusan Agama Palestina menyebut tindakan Israel baru-baru ini sebagai "langkah provokatif" dan mendesak masyarakat internasional untuk campur tangan.

Bagi umat Islam, al-Aqsa merupakan situs paling suci ketiga di dunia. Orang-orang Yahudi menyebut area itu sebagai "Gunung Kuil", mengklaimnya sebagai bekas situs dua kuil Yahudi di Zaman Kuno.

Israel menduduki Yerusalem Timur, di mana Al-Aqsa berada, selama Perang Arab-Israel 1967.

Israel kemudian menganeksasi seluruh wilayah kota pada1980 dan mengklaimnya sebagai ibu kota negara Yahudi yang "abadi dan tak terbagi".


Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın