İqbal Musyaffa
17 Mei 2019•Update: 20 Mei 2019
Iqbal Musyaffa
JAKARTA
Palestina sangat berharap dengan terpilihnya Indonesia sebagai Presiden Dewan Keamanan PBB dapat semakin membantu perjuangan mereka mewujudkan kemerdekaan.
Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun mengatakan pemerintah dan rakyat Palestina sangat berterima kasih atas dukungan dan bantuan rakyat dan pemerintah Indonesia selama ini atas perjuangan mereka melawan penjajahan Israel.
“Semoga dengan keberadaan Indonesia di DK PBB bisa menggerakkan dan melunakkan AS dan Israel serta seluruh dunia untuk membantu masalah Palestina,” ungkap Zuhair kepada Anadolu Agency di Jakarta, Jumat.
Dia mengatakan Palestina bukan merupakan negara yang suka perang dan tidak menginginkan perdamaian.
Menurut Zuhair, keinginan rakyat Palestina pada dasarnya sangat sederhana, yakni ingin hidup damai sebagaimana yang dirasakan masyarakat Indonesia.
“Kami berharap Indonesia tetap berdiri bersama kami melawan penjajahan Israel,” lanjut dia.
Zuhair menyampaikan hal tersebut pada saat peringatan Hari Nakbah yang diperingati setiap tanggal 15 Mei. Pada tahun ini, merupakan peringatan 71 tahun Hari Nakbah, atau hari terusirnya rakyat Palestina dari tanah kelahiran mereka oleh Israel.
“Hari Nakbah adalah awal kehancuran Palestina yang tanahnya diambil dan dikuasai Israel sehingga rakyatnya terusir dari negaranya dan hidup di tepi negara Arab serta tersebar di seluruh dunia,” kata dia.
Zuhair menyampaikan sekitar 80 persen rakyat Palestina saat ini mengungsi dan menyebar ke seluruh dunia akibat penjajahan Israel.
Dia juga menegaskan Palestina tidak akan tinggal diam walaypu terus terinjak-injak dan terpecah serta susah payah melawan penjajahan Israel yang didukung Amerika Serikat.
“Kami usahakan untuk terus bangkit,” tegas Zuhair.