Muhammad Abdullah Azzam
16 Mei 2019•Update: 16 Mei 2019
Zeynep Hilal Karyağdı
JEDDAH
Organisasi Kerjasama Islam (OKI) dalam memperingati Hari Nakba (Bencana Besar) yang ke-71 tahun meminta komunitas internasional untuk memperbaiki ketidakadilan historis yang dialami Palestina.
"Situasi tragis ini berlanjut selama lebih dari 70 tahun akibat komunitas internasional tidak mampu menerapkan keputusan setara internasional yang sah," ungkap OKI dalam sebuah pernyataan tertulis memperingati Hari Nakba yang ke-71 tahun.
Komunitas internasional harus bertanggung jawab untuk mengoreksi ketidakadilan historis terhadap Palestina, lanjut pernyataan OKI tersebut.
"Kepedihan rakyat Palestina atas masalah-masalah yang disebabkan Nakba semakin hari semakin bertambah dan masih terekam di pikiran kami,” tutur OKI.
Pasukan Israel masih melakukan penjarahan tanah, penghancuran rumah-rumah warga Palestina, pembantaian, dan melanggar di tempat-tempat ibadah.
Selain itu, kebijakan Israel tentang Yahudisasi Yerusalem dan penggusuran orang-orang Palestina dari kampung halamannya terus berlanjut.
Meski bertahun-tahun merasakan penderitaan, rakyat Palestina masih terus melanjutkan perjuangan dengan keyakinan untuk merebut hak kembali ke tanah air serta hidup bermartabat dan dengan kebebasan.
OKI menekankan akan memberikan dukungan permanen dan penuh kepada rakyat Palestina untuk mendapatkan kembali hak-hak nasional mereka.
Organisasi Kerjasama Islam menyerukan kepada seluruh negara-negara dunia untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina dengan cara apapun.
Rakyat Palestina memperingati Hari Nakba setiap tanggal 15 Mei sebagai hari kehancuran atau hari malapetaka dimana kenangan buruk tentang pengusiran bangsa Palestina yang kemudian mendorong terbentuknya Negara Israel pada tahun 1948.