Lina Altawell
18 Mei 2026•Update: 18 Mei 2026
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei, mengatakan pembicaraan dengan Amerika Serikat masih berlangsung melalui mediasi Pakistan.
Dalam pernyataannya yang dikutip kantor berita Mehr pada Senin, Baqaei mengatakan spekulasi terkait pengayaan uranium dan material nuklir Iran tidak memiliki dasar.
“Amerika telah mengajukan proposal dan kami juga telah menyampaikan pandangan kami,” ujarnya.
Baqaei juga menanggapi usulan resolusi Amerika Serikat dan Bahrain terkait Selat Hormuz. Menurutnya, Dewan Keamanan PBB tidak bisa menuduh Iran sebagai pihak yang merusak keamanan kawasan.
Ia menuduh Amerika Serikat sebagai sumber utama ketidakamanan di jalur perdagangan laut dan mengatakan China serta Rusia memahami kondisi tersebut.
Ketegangan di kawasan meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Februari lalu. Teheran kemudian membalas dengan serangan ke Israel dan sekutu AS di kawasan Teluk, termasuk Uni Emirat Arab, serta sempat menutup Selat Hormuz.
Gencatan senjata mulai berlaku pada 8 April melalui mediasi Pakistan, namun perundingan di Islamabad belum menghasilkan kesepakatan permanen. Presiden AS Donald Trump kemudian memperpanjang masa gencatan senjata tanpa batas waktu.