Ekip
02 Januari 2018•Update: 03 Januari 2018
Ekip
YERUSALEM
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memuji demontsrasi yang terjadi di Iran dan membantah pernyataan Presiden Iran Hassan Rouhani yang menyatakan bahwa “Israel berada di balik aksi protes di Iran”, demikian dilaporkan Selasa.
“Saya telah mendengar pernyataan Presiden Iran Rouhani bahwa Israel berada di balik aksi-aksi protes di Iran. Selain sebuah kebohongan, ini juga lucu,” kata Netanyahu dalam sebuah pidato untuk rakyat Iran dan pernyataan yang dibagikan Kantor Perdana Menteri kepada awak media.
Netanyahu menilai negara Eropa diam terhadap perkembangan yang terjadi di Iran, dia menegaskan bahwa Israel tidak akan tinggal diam.
“Ketika rezim Iran jatuh, masyarakat Iran dan Israel akan menjadi sahabat yang tulus. Saya berharap rakyat Iran akan berhasil dalam perjuangan untuk kebebasan ini,” ungkap Netanyahu.
Netanyahu menyebut para pengunjuk rasa sebagai “pahlawan” dan menuduh pemerintah Iran sebagai “rezim kejam” yang menghabiskan jutaan dolar untuk menyebarkan kebencian dan dendam terhadap Israel.
Kamis lalu, ribuan warga Iran turun ke jalan kota-kota timur laut Masyhad dan Kashmar untuk memprotes kenaikan harga komoditas dan kesalahan tata kelola pemerintah, lapor media setempat.
Demonstrasi tersebut menyebar ke banyak kota dan berubah menjadi aksi menentang rezim.