Rhany Chairunissa Rufinaldo
20 Maret 2019•Update: 20 Maret 2019
Ayhan Simsek
BERLIN
Komunitas Muslim Jerman pada Selasa meminta pihak berwenang untuk memperketat keamanan di sekitar masjid-masjid di negara itu setelah serangan teror yang terjadi baru-baru ini di Selandia Baru.
Aiman Mazyek, ketua Dewan Pusat Muslim di Jerman, mengatakan pada konferensi pers di Berlin bahwa kehadiran polisi yang terlihat di sekitar masjid akan membantu mencegah potensi serangan oleh para ekstremis.
"Ini juga akan memiliki makna simbolis," katanya, seraya menambahkan bahwa komunitas Muslim akan merasa bahwa negara dan masyarakat bertanggung jawab atas keamanan mereka.
Jerman mengalami peningkatan tindakan rasisme dan Islamofobia dalam beberapa tahun terakhir yang dipicu oleh partai-partai sayap kanan, yang telah mengeksploitasi kekhawatiran atas krisis pengungsi dan terorisme.
Polisi setempat mencatat 578 kejahatan rasial terhadap Muslim pada Januari hingga September tahun lalu.
Setidaknya 40 Muslim terluka dalam serangan itu, yang sebagian besar dilakukan oleh ekstrimis sayap kanan.
Jerman, negara berpenduduk lebih dari 81 juta orang, memiliki populasi Muslim terbesar kedua di Eropa Barat setelah Prancis.