Alex Jensen
06 Juni 2018•Update: 07 Juni 2018
Alex Jensen
SEOUL
Presiden Korea Selatan Moon Jae-in pada Rabu mengungkapkan rencananya untuk menemukan sisa-sisa jasad tentara Perang Korea yang hilang, yang menunjukkan bahwa hubungan yang lebih baik dengan Korea Utara akan memungkinkan pencarian menyeluruh di Zona Demiliterisasi yang saat ini memisahkan kedua belah pihak.
Hingga saat ini, jumlah pasti tentara yang gugur dalam perang itu masih tidak diketahui.
Sebanyak 165 tentara yang hilang berasal dari Turki, yang merupakan salah satu negara pertama yang bergabung dengan perang di sisi Korea Selatan menyusul serangan Utara pada 25 Juni 1950.
Brigade Turki mengerahkan hampir 15.000 pasukan, dan lebih dari 1.000 tentara gugur bersama tentara Selatan, sehingga memperkuat hubungan persaudaraan Turki-Korsel.
Janji Moon untuk menemukan jasad para tentara itu dikemukakan saat dia berpidato dalam peringatan Memorial Day, hanya beberapa hari jelang pertemuan puncak AS-Korea Utara, yang memungkinkan tercapainya kesepakatan damai Perang Korea.
"Ketika hubungan Selatan-Utara membaik, pertama-tama kami akan mencari sisa-sisa jasad tentara di Zona Demiliterisasi. Kami juga akan mencari jasad tentara AS dan tentara asing lainnya yang berpartisipasi dalam perang," ujar Moon di Pemakaman Nasional Daejeon, seperti dilansir oleh kantor berita Yonhap.