Dunia

Militer Israel tingkatkan serangan udara terhadap target Hizbullah di Lebanon

Militer Israel melancarkan serangan udara berskala luas di Lebanon, termasuk di ibu kota Beirut

Rania Abushamala  | 13.03.2026 - Update : 13.03.2026
Militer Israel tingkatkan serangan udara terhadap target Hizbullah di Lebanon

BEIRUT

Militer Israel melancarkan serangan udara berskala luas di Lebanon pada Kamis, termasuk di ibu kota Beirut, seiring meningkatnya operasi militer terhadap kelompok Hizbullah.

Dalam pernyataannya, militer Israel mengatakan pesawat tempurnya memulai serangan “berskala luas” yang menargetkan infrastruktur Hizbullah di berbagai wilayah Lebanon selatan serta Beirut.

Media Lebanon melaporkan pesawat tempur Israel menyerang sebuah bangunan di kawasan Bachoura di pusat Beirut. Setelah serangan tersebut, asap tebal terlihat membubung di atas kawasan tersebut.

Sebelum serangan terjadi, militer Israel dilaporkan telah mengeluarkan peringatan evakuasi kepada warga di Bachoura agar meninggalkan bangunan yang menjadi target serta bangunan di sekitarnya.

Peringatan evakuasi tersebut merupakan yang pertama diberikan kepada warga Bachoura sejak dimulainya operasi militer Israel di Lebanon pada 2 Maret, meskipun kawasan itu juga pernah menjadi target serangan Israel dalam perang Lebanon pada 2024.

Media Lebanon juga melaporkan dua serangan udara tambahan yang dilakukan pesawat tempur Israel di wilayah pinggiran selatan Beirut.

Dalam serangan lain, pesawat tempur Israel juga menargetkan sebuah bangunan di kawasan Zuqaq al-Blat di Beirut setelah sebelumnya mengeluarkan peringatan evakuasi kepada warga setempat.

Ketegangan meningkat setelah kelompok Hizbullah pada 2 Maret mulai menyerang lokasi militer Israel sebagai respons atas serangan berulang Israel di Lebanon serta tewasnya Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei, dalam serangan Amerika Serikat dan Israel.

Israel kemudian membalas dengan melancarkan operasi militer di Lebanon, termasuk serangan udara di wilayah selatan dan timur negara itu serta pinggiran selatan Beirut. Pada 3 Maret, militer Israel juga memulai operasi darat terbatas di wilayah Lebanon selatan.

Menurut Kementerian Kesehatan Lebanon, serangan-serangan tersebut telah menewaskan sedikitnya 687 orang, termasuk 98 anak-anak, serta melukai 1.774 orang lainnya.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın