Dunia

Kantor berita Lebanon ungkap Israel gunakan bom fosfor di wilayah selatan

Bentrokan antara pasukan Israel dan Hizbullah terjadi di wilayah perbatasan

Ethem Emre Özcan, Muhammed Emin Canik  | 22.03.2026 - Update : 23.03.2026
Kantor berita Lebanon ungkap Israel gunakan bom fosfor di wilayah selatan

BEIRUT

Tentara Israel menggunakan bom fosfor dalam serangan ke wilayah selatan Lebanon, sementara bentrokan dengan kelompok Hizbullah terjadi di kawasan perbatasan Nakura, menurut laporan kantor berita resmi Lebanon.

Kantor berita nasional Lebanon, NNA, melaporkan bahwa tentara Israel menargetkan kota Nakura yang berada di distrik Sur, Lebanon selatan, dengan serangan artileri serta bom fosfor dalam upaya memperluas pendudukan di wilayah tersebut.

Dalam laporan itu disebutkan, bentrokan terjadi antara pasukan Israel dan anggota Hizbullah di kawasan tersebut. Sehari sebelumnya, tentara Israel juga dilaporkan mencoba menyusup ke Nakura melalui darat dan terlibat kontak senjata dengan Hizbullah.

Sementara itu, Kepala Staf Umum Israel Eyal Zamir menyampaikan bahwa operasi militer di Lebanon selatan akan berlangsung dalam jangka panjang. Dalam pertemuan dengan pejabat militer di Komando Utara, Zamir menyetujui rencana baru terkait serangan terhadap Hizbullah.

Ia menyatakan bahwa operasi terhadap Hizbullah baru dimulai dan akan berlanjut dalam waktu lama. Zamir juga mengklaim bahwa setelah operasi terhadap Iran selesai, Hizbullah akan berada dalam kondisi terisolasi.

Menurut pernyataan militer Israel, sejak 2 Maret lebih dari 2.000 target di Lebanon telah diserang. Israel disebut tengah bersiap memperluas operasi darat dan udara sesuai rencana terorganisasi, dan akan terus melanjutkan serangan hingga tercapai keamanan jangka panjang.

Serangan Israel ke Lebanon meningkat sejak awal Maret, setelah peluncuran roket dari wilayah Lebanon memicu sirene peringatan di Israel utara. Israel kemudian melancarkan serangan udara dan laut ke berbagai wilayah Lebanon, termasuk ibu kota Beirut, serta memutuskan memperluas operasi darat.

Kementerian Kesehatan Lebanon menyatakan, sejak 2 Maret jumlah korban tewas akibat serangan Israel mencapai 1.029 orang, sementara 2.786 lainnya terluka. Pemerintah Lebanon juga melaporkan lebih dari 1 juta warga terpaksa mengungsi akibat serangan dan pendudukan tersebut.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın