Dunia

Mesir 'buka' perbatasan Rafah selama 4 hari

Kedutaan Besar Palestina di Kairo mengatakan perbatasan akan dibuka dari dua arah.

Ekip  | 21.02.2018 - Update : 21.02.2018
Mesir 'buka' perbatasan Rafah selama 4 hari Gerbang perbatasan Rafah (Foto Anadolu Agency)

Jakarta Raya

Hussein Mahmoud Ragab Elkabany, Hamdi Yildiz

KAIRO, MESIR

Kairo akan membuka perbatasan Rafah yang menghubungkan Semenanjung Sinai Mesir ke Jalur Gaza yang diblokade selama empat hari, kata Kedutaan Besar Palestina di Kairo pada Selasa. 

Dalam pernyataan tertulis, pihak kedubes mengatakan persimpangan itu akan dibuka pada Rabu, 21 Februari dari kedua arah. 

Sayangnya belum ada konfirmasi dari pihak berwenang Mesir tentang hal tersebut. 

Sebelumnya perbatasan tersebut telah dibuka pada Senin untuk satu hari, namun masih satu arah yaitu dari Mesir ke Gaza untuk memberi kesempatan orang-orang Palestina yang terjebak di wilayah Mesir. 

Jalur Gaza sudah mengalami blokade udara, darat, dan laut sejak tahun 2007 oleh Israel. 

Kawasan itu sebenarnya memiliki tujuh lintasan perbatasan yang menghubungkannya dengan dunia luar. 

Enam di antaranya dikendalikan oleh Israel, sementara yang ketujuh - penyeberangan Rafah - dikendalikan oleh Mesir, yang telah menutup secara ketat sejak mantan Presiden Mohamed Morsi, pemimpin pertama yang terpilih secara demokrasi di Mesir, digulingkan pada tahun 2013 lewat kudeta militer.

Israel menutup empat penyeberangan komersialnya dengan Gaza pada pertengahan 2007 setelah kelompok perlawanan Palestina Hamas merebut kendali jalur pantai dari Otoritas Palestina yang berbasis di Tepi Barat.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.