Maria Elisa Hospita
04 Oktober 2018•Update: 04 Oktober 2018
Umar Farooq
WASHINGTON
Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mahmood Qureshi mengatakan bahwa dia telah berdiskusi dengan pejabat tinggi Amerika Serikat dan berharap bahwa kedua negara dapat menjalin hubungan baik kembali.
Hal itu disampaikan saat dia berpidato di Institut Perdamaian AS, di mana dia membahas sejumlah topik, termasuk komitmen pemerintah terhadap diaspora Pakistan dan hubungan global antara Pakistan dan India.
Usai berpidato, Qureshi mengikuti serangkaian pertemuan dengan Menlu AS Mike Pompeo dan Penasihat Keamanan Nasional John Bolton.
"Saya akui dua tahun terakhir ini sulit, namun kami harus menjalin dan membangun kembali hubungan untuk mencapai tujuan kolektif kami, yaitu perdamaian, rekonsiliasi dan stabilitas," ujar Qureshi.
"Saya pikir Menlu Pompeo siap untuk mendengarkan, dan ini merupakan sinyal baik," kata dia lagi.
Hubungan AS-Pakistan telah memburuk dalam beberapa tahun terakhir, karena AS memotong bantuan militer ke Pakistan sebesar USD300 juta awal tahun ini.
Pada Januari, Presiden AS Donald Trump mengeluarkan cuitan-cuitan yang mencela Pakistan karena menurutnya Pakistan tak cukup berusaha dalam menghentikan terorisme.
"Amerika Serikat bodoh karena memberikan bantuan lebih dari 33 miliar dolar kepada Pakistan selama 15 tahun terakhir, padahal Pakistan tidak memberi apapun kecuali kebohongan demi kebohongan. Mereka justru menyediakan tempat yang aman bagi para teroris yang kami buru di Afghanistan," ujar Trump.
Perseteruan antara kedua negara ini masih berkutat pada keberadaan Taliban di Afghanistan, di mana AS telah terlibat dalam operasi militer selama 17 tahun.
Para pejabat dari kedua negara telah bertemu beberapa kali selama dua bulan terakhir. Pada September, Pompeo mengunjungi Pakistan dan bertemu dengan Qureshi dan Perdana Menteri Imran Khan yang baru terpilih.
“AS ingin Pakistan memainkan perannya dalam negosiasi dan rekonsiliasi di Afghanistan. Inilah kebijakan dan keinginan kami. Kami menginginkan perdamaian dan stabilitas di Afghanistan, dan saya telah sepenuhnya meyakinkan mereka dalam hal ini,” jelas menlu Pakistan saat konferensi pers usai bertemu dengan Pompeo di Islamabad.