Maria Elisa Hospita
20 Desember 2019•Update: 21 Desember 2019
Hamdi Yildiz
TRIPOLI, Libya
Pesawat-pesawat tempur melancarkan serangan udara di situs-situs militer di barat Kota Misrata.
"Sejumlah situs pertahanan udara dan kamp-kamp batalion dihantam pesawat tempur," kata Mustafa al-Majai, juru bicara operasi Burkan Al-Ghadab Pemerintah Kesepakatan Nasional Libya (GNA) yang diakui PBB.
Al-Majai mengungkapkan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Meskipun begitu, dia tak menyebutkan siapa pemilik pesawat-pesawat itu.
Sejak lengser dan wafatnya Muammar Khaddafi pada 2011, muncul dua kursi kekuasaan yang saling bersaing di Libya, satu di Libya Timur yang didukung oleh Mesir dan Uni Emirat Arab, dan satu lagi yang diakui PBB dan masyarakat internasional.
Pada April, pasukan Khalifa Haftar yang berbasis di Libya Timur melancarkan kampanye militer untuk merebut Tripoli dari GNA, tetapi sejauh ini gagal mencapai kemajuan.
Menurut data PBB, lebih dari 1.000 orang terbunuh dan 5.000 lainnya terluka sejak awal operasi diluncurkan.
*Ditulis oleh Davut Demircan