Dunia

Kuwait pangkas produksi minyak akibat gangguan di Selat Hormuz

Kuwait menurunkan produksi minyak akibat gangguan jalur pelayaran di Selat Hormuz

Abdulsalam Fayez  | 25.03.2026 - Update : 26.03.2026
Kuwait pangkas produksi minyak akibat gangguan di Selat Hormuz

ISTANBUL

Kuwait memangkas produksi minyak mentah secara signifikan akibat terganggunya jalur pelayaran di Selat Hormuz, yang memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasar energi global.

Kuwait Petroleum Corporation pada Selasa (25/3) menyatakan bahwa penurunan produksi dilakukan menyusul gangguan pada rute pengiriman di jalur strategis tersebut.

Perusahaan menyebut situasi ini sebagai “eskalasi serius” yang mengancam stabilitas pasar energi dunia.

Menurut pernyataan resmi, produksi minyak dapat kembali normal dengan relatif cepat jika konflik Iran berakhir, dan diperkirakan dapat pulih sepenuhnya dalam waktu tiga hingga empat bulan.

Namun, perusahaan tidak mengungkapkan tingkat produksi terbaru secara rinci.

Data sebelumnya menunjukkan bahwa pada 10 Maret, Kuwait telah menurunkan produksi menjadi sekitar 500.000 barel per hari, dari sebelumnya lebih dari tiga juta barel per hari sebelum pecahnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran.

Selat Hormuz sendiri mengalami gangguan signifikan sejak awal Maret. Jalur ini biasanya dilalui sekitar 20 juta barel minyak per hari, sehingga gangguan distribusi menyebabkan lonjakan biaya pengiriman dan kenaikan harga minyak global.

Eskalasi konflik di kawasan terus meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan gabungan terhadap Iran pada 28 Februari lalu, yang dilaporkan menewaskan lebih dari 1.340 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei.

Sebagai balasan, Iran melancarkan serangan drone dan rudal yang menargetkan Israel serta sejumlah negara di kawasan, termasuk Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat.

Situasi tersebut turut memperparah gangguan pada pasar energi dan rantai pasok global.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın