Megiza Soeharto Asmail
04 Desember 2018•Update: 04 Desember 2018
Yusuf Hatip
BRUSSELS
Kunjungan kepala Uni Eropa ke Prancis yang dijadwalkan pada hari ini (Selasa) dibatalkan akibat protes pajak bahan bakar yang dilakukan demonstran "rompi kuning", menurut sumber Komisi Eropa pada Senin.
Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker diagendakan berpidato di Majelis Nasional Prancis pada hari Selasa, tetapi kunjungannya ke Paris ditunda karenya banyaknya protes.
Juncker dalam kunjungan kali ni juga rencananya akan bertemu Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk makan malam serta berjumpa dengan Presiden Majelis Nasional Prancis Richard Ferrand.
Ribuan pengunjuk rasa "rompi kuning" telah berkumpul di Paris dan beberapa kota lain selama dua minggu terakhir untuk memprotes pajak bahan bakar Macron yang kontroversial.
Demonstran, yang umumnya tinggal di daerah pedesaan karena harga sewa yang tinggi di kota-kota, menuntut Macron memotong pajak bahan bakar dan membuat pengaturan ekonomi yang dapat memudahkan hidup mereka.
Sebelumnya, polisi Prancis pada hari Sabtu menindak demonstran di sekitar Champs-Elysees dengan gas air mata dan meriam air.
Kericuhan terjadi setelah demonstran menyebabkan sejumlah besar kendaraan dan tempat sampah dilalap api dengan material yang mudah terbakar. Mereka juga sempat melempari batu dan botol ke arah polisi.
Sejauh ini dalam kerusuhan tersebut, setidaknya dua orang telah tewas, sementara 1.043 lainnya - termasuk 222 pasukan keamanan - mengalami luka-luka. Kepolisian setempat juga mengamankan 1.424 orang.
Menurut survei baru-baru ini, 84 persen orang Prancis mendukung para pemrotes yang kebanyakan berasal dari kelompok berpendapatan menengah itu.
Selama setahun terakhir, harga bahan bakar di Prancis sendiri telah tercatat meningkat lebih dari 20 persen.