Muhammad Abdullah Azzam
27 Maret 2019•Update: 27 Maret 2019
Ahmet Dursun
ANKARA
Jumlah kematian akibat banjir yang disebabkan oleh hujan lebat yang mengguyur sebagian wilayah Iran selama sekitar 10 hari berturut-turut bertambah menjadi 27 jiwa.
Media Iran melaporkan jumlah korban tewas akibat banjir di provinsi Golestan, Kohgiluyeh-Boyer Ahmad dan Semnan terus meningkat.
Menurut informasi terbaru, banjir yang disebabkan oleh hujan lebat menewaskan 19 orang di kota Shiraz, dua orang di Kohgiluyeh-Boyer Ahmad, satu di Karmanshah, satu di Loristan, satu di Khuzistan dan satu orang di provinsi Semnan.
Selain itu, dua orang tewas setelah sebuah perahu yang mengangkut tim bantuan terbalik di provinsi Golestan tadi malam. Sementara bencana banjir itu menyebabkan ratusan orang menderita luka-luka.
Sekitar 300 kabupaten dan desa di negara itu membutuhkan bantuan mendesak akibat banjir yang melanda 25 dari 31 provinsi yang ada di Iran.
Ketua Bulan Sabit Merah Iran Murteza Salimi mengatakan bahwa sejauh ini pihaknya telah mendistribusikan bantuan kepada 43.595 orang di 293 kota dan desa.
Di sisi lain, Badan Meteorologi memperingatkan bahwa hujan lebat akan berlanjut pada hari ini dan banjir dapat terjadi di beberapa daerah, terutama di Isfahan dan ibu kota Teheran.