Koalisi Arab: Houthi luncurkan 2 rudal balistik di Yaman
Menurut juru bicara koalisi, milisi telah melanggar perjanjian gencatan senjata lebih dari 2.400 kali
Ankara
Ibrahim el-Hazin
ADEN, Yaman
Koalisi yang dipimpin Arab Saudi pada Selasa mengumumkan bahwa pemberontak Houthi Yaman meluncurkan dua rudal balistik dari Ibu Kota Sana'a yang mendarat di Kota Amran dan Sadah.
Juru bicara koalisi Turki al-Maliki mengatakan Serangan-serangan itu merupakan bentuk pelanggaran terus-menerus terhadap gencatan senjata dan de-eskalasi yang diprakarsai oleh koalisi, lansir Badan Pers Saudi.
Maliki mengatakan Houthi telah melanggar gencatan senjata lebih dari 2.400 kali menggunakan senjata ringan dan berat serta rudal balistik.
Pada 8 April, pasukan koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi mendeklarasikan gencatan senjata selama dua minggu di Yaman di tengah wabah Covid-19 dan pada 24 April mengumumkan perpanjangan selama satu bulan.
Sementara itu, menurut kantor berita resmi Saba, seorang delegasi pejabat Houthi membahas krisis yang sedang berlangsung di negara itu dengan para duta besar dari negara-negara anggota tetap Dewan Keamanan PBB melalui konferensi video.
Yaman telah didera konflik sejak 2014, yaitu ketika pemberontak Houthi menguasai sebagian besar wilayah negara itu, termasuk Ibu Kota Sanaa.
Krisis memuncak pada 2015, ketika koalisi militer pimpinan Saudi meluncurkan kampanye udara besar-besaran untuk mengalahkan Houthi.
Puluhan ribu warga Yaman, termasuk warga sipil, diyakini telah terbunuh dalam konflik tersebut.
PBB bahkan menyebut konflik di Yaman sebagai krisis kemanusiaan terburuk di dunia.
