Rhany Chairunissa Rufinaldo
25 Februari 2019•Update: 26 Februari 2019
Riyaz ul Khaliq
ANKARA
Menjelang KTT yang berlangsung pekan ini dengan Presiden AS Donald Trump, pemimpin Korea Utara Kim Jong-un menempuh perjalanan dari Pyongyang ke lokasi pertemuan di Vietnam dengan mengendarai kereta api.
Menurut Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), Kim meninggalkan ibu kota Korea Utara untuk melakukan perjalanan sejauh 4.000 kilometer ke Hanoi pada Sabtu sore, ditemani oleh para penasihatnya yang tepercaya, termasuk saudara perempuannya.
Sementara itu, Trump akan terbang ke ibu kota Hanoi pada Senin malam.
Pada KTT kedua antara kedua negara pada Rabu dan Kamis mendatang, Trump dan Kim diperkirakan akan melanjutkan agenda denuklirisasi Semenanjung Korea dan mencabut sanksi dari Pyongyang, seperti yang dibahas pada KTT bersejarah Singapura, Juni lalu.
Vietnam mengatakan siap menyambut para pemimpin AS dan Korea Utara itu.
Pada Sabtu, Perdana Menteri Vietnam Nguyen Xuan Phuc menginspeksi persiapan menjelang KTT, lansir Vietnam News.
Kantor berita Korea Selatan, Yonhap, melaporkan bahwa kereta khusus yang membawa Kim tiba di kota Changsha, China, pada Senin di tengah perjalanan menuju Vietnam.
Pemerintah Vietnam telah memperketat keamanan karena kereta api Kim diperkirakan akan melintasi kota perbatasan Dong Dang di Vietnam utara pada Selasa.
"Dari sana, pemimpin Korea Utara itu kemungkinan akan melakukan perjalanan dengan mobil ke Hanoi," kata laporan itu.
“Lalu lintas di jalan raya yang menghubungkan kota ke Hanoi akan ditutup pada Selasa pukul 6 pagi hingga 2 siang dan militer Vietnam akan melakukan pembersihan ranjau jalan,” tambah dia.