Muhammad Abdullah Azzam
08 Januari 2020•Update: 08 Januari 2020
Muhammet Emin Avundukluoğlu
ANKARA
Ketua Parlemen Turki Mustafa Sentop pada Selasa melakukan percakapan melalui telepon dengan sejawatnya dari Iran di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan itu.
Menurut pernyataan dari otoritas Turki, Sentop membahas perkembangan regional dengan Ali Larijani via sambungan telepon setelah 40 orang tewas dan puluhan lainnya terluka dalam desak-desakan selama pemakaman jenderal Iran Qasem Soleimani di Iran.
Soleimani adalah kepala pasukan elit Pasukan Revolusi Iran Quds yang tewas dalam serangan drone AS di Irak minggu lalu.
Iran telah bersumpah untuk membalas kematiannya ketika dunia menyaksikan bagaimana eskalasi ini.
Kematian Soleimani meningkatkan ketegangan antara AS dan Iran secara dramatis, meskipun selama ini hubungan kedua negara sering memanas sejak 2018, ketika Presiden Donald Trump memutuskan untuk menarik Washington secara sepihak dari pakta nuklir 2015.
Departemen Luar Negeri AS menyatakan kekecewaannya atas pemungutan suara, dan mendesak Baghdad untuk mempertimbangkannya kembali.
Presiden Donald Trump mengatakan, kemungkinan hukuman ekonomi akan jauh melebihi sanksi yang telah dijatuhkan AS terhadap Iran.
"Jika ada permusuhan, bahwa mereka melakukan apa pun yang kami pikir tidak pantas, kami akan memberikan sanksi pada Irak, sanksi yang sangat besar terhadap Irak."
Trump memberikan alasan karena AS telah berinvestasi membangun pangkalan militer di Irak.