Muhammad Abdullah Azzam
08 Januari 2020•Update: 08 Januari 2020
Enes Kaplan
ANKARA
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berbincang soal isu regional dengan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson melalui telepon.
Menurut pernyataan dari Direktorat Komunikasi Kepresidenan Turki, selama perbincangan itu kedua pemimpin berfokus pada ketegangan Amerika Serikat-Iran serta masalah regional dan internasional lainnya, terutama soal Suriah dan Libya.
Departemen Pertahanan AS (Pentagon) mengumumkan bahwa Qasem Soleimani, Komandan Garda Revolusi Iran, dan Abu Mahdi al-Muhandis, Wakil Ketua Pasukan Hashd al-Shaabi tewas dalam serangan drone dekat Bandara Internasional Baghdad.
Selain dua tokoh kunci itu delapan orang lainnya tewas dalam serangan drone AS itu.
Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei bersumpah akan melakukan pembalasan kejam dalam menanggapi pembunuhan sang jenderal.
Sementara itu, pemerintah Iran mengumumkan bahwa mereka tidak akan mematuhi komitmen apa pun dalam perjanjian nuklir.
Ali Shamhani, Sekretaris Jenderal Dewan Tinggi Keamanan Nasional, mengatakan bahwa negaranya pasti akan menanggapi serangan AS yang membunuh Soleimani.
Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa negaranya akan merespons serangan yang lebih besar bila Iran menyerang warga AS di wilayah itu.