Kelompok Kiri Jauh Klaim Sabotase Pemadaman Listrik Massal di Berlin
Vulkangruppe mengklaim telah berhasil menyabotase pembangkit listrik berbahan bakar gas alam
BERLIN
Sebuah kelompok kiri jauh mengklaim bertanggung jawab atas aksi sabotase yang menyebabkan pemadaman listrik massal di Berlin dan membuat sekitar 50.000 rumah tangga kehilangan aliran listrik pada Sabtu (4/1).
Menurut laporan media Jerman, kelompok bernama Vulkangruppe mengirimkan surat kepada kepolisian yang menyatakan mereka membakar kabel-kabel yang terhubung ke sebuah fasilitas energi di distrik Lichterfelde. Dalam pernyataannya, kelompok tersebut menyebut aksi itu sebagai “tindakan demi kepentingan publik”.
Vulkangruppe mengklaim telah berhasil menyabotase pembangkit listrik berbahan bakar gas alam. Mereka menggambarkan serangan tersebut sebagai bentuk solidaritas internasional dalam melawan industri bahan bakar fosil.
Kelompok itu juga menyampaikan permintaan maaf kepada warga di kawasan berpenghasilan rendah yang terdampak pemadaman, seraya menyatakan bahwa simpati mereka terhadap kelompok masyarakat kaya sangat terbatas.
Pihak berwenang menyebut Vulkangruppe telah dikaitkan dengan sejumlah serangan pembakaran di wilayah Berlin dan Brandenburg sejak 2011. Kelompok tersebut juga diduga terlibat dalam serangan terhadap infrastruktur kelistrikan pabrik Tesla pada 2021 dan 2024.
Kantor Perlindungan Konstitusi Berlin mengklasifikasikan Vulkangruppe sebagai kelompok anarkis.
Akibat kebakaran tersebut, kabel listrik mengalami kerusakan sehingga aliran listrik terputus di sekitar 50.000 rumah tangga dan 2.000 unit usaha. Lebih dari 100.000 orang terdampak, dan otoritas setempat menyatakan pemadaman diperkirakan berlangsung hingga 8 Januari.
Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
