İqbal Musyaffa
22 Agustus 2018•Update: 23 Agustus 2018
Alix Hardy
MEXICO CITY
Bulan Juli menjadi bulan paling kejam di Meksiko, berdasarkan data dari Kementerian Keamanan Publik Meksiko. Data tersebut menunjukkan telah terjadi 2.599 kasus pembunuhan yang disengaja dengan jumlah korban mencapai 3.017 orang.
Angka korban tersebut merupakan yang tertinggi secara bulanan yang pernah tercatat di negara tersebut sejak Meksiko mulai menyimpan data statistik pada 1997. Rekor sebelumnya terjadi pada dua bulan lalu dengan jumlah korban mencapai 2.894 orang.
Selama tahun 2018, tercatat sebanyak 18.994 pembunuhan dalam tujuh bulan. Jumlah tersebut meningkat 20 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2017.
Berdasarkan tren tersebut, maka tahun ini menjadi tahun terkejam bagi Meksiko karena berpotensi melampaui jumlah kasus pembunuhan yang terjadi sepanjang tahun lalu dengan jumlah 28.702 kasus pembunuhan, dan merupakan jumlah tertinggi dalam 20 tahun terakhir.
Secara terpisah, kementerian setempat juga melaporkan 78 kasus bunuh diri pada bulan Juli, yang juga merupakan jumlah tertinggi secara bulanan pada tahun 2018.
“Pemerintah federal saat ini akan diingat karena ketidakmampuannya untuk mengurangi kekerasan di Meksiko,” kata Kepala Partai Oposisi sayap kiri PRD Omar Ortega Alvarez, sebagai reaksi terhadap laporan tersebut.
Angka-angka kekerasan telah melampaui batas selama lebih dari satu dekade. Mantan Presiden Felipe Calderon memulai perang terhadap narkoba pada tahun 2006, sebuah rencana yang dilakukan dengan mengirim tentara untuk melawan pedagang obat bius.
Strategi itu diteruskan oleh Presiden Enrique Pena Nieto yang akan segera mengakhiri masa jabatannya, dan menyebabkan pecahnya rekor kekerasan yang terjadi di negara itu.
Presiden terpilih Andres Manuel Lopez Obrador yang akan mengambil alih kantor kepresidenan pada 1 Desember mendatang, berulang kali berjanji selama kampanyenya untuk mengakhiri strategi kontroversial dan mencoba cara-cara baru untuk menyelesaikan krisis narkoba dan kekerasan yang berasal dari narkoba.