Astudestra Ajengrastrı
22 Agustus 2018•Update: 23 Agustus 2018
Michael Hernandez, Umar Farook
WASHINGTON
Mantan pengacara Presiden Donald Trump yang telah menjadi kuasa hukumnya sejak lama pada Selasa mengaku bersalah atas sejumlah dakwaan, mengindikasikan bahwa presiden AS terlibat dalam pelanggaran keuangan saat kampanye.
Dalam kemunculan singkatnya di New York, Michael Cohen, 51 tahun, mengatakan kepada Hakim Distrik William Pauley dirinya membayarkan uang tutup mulut kepada aktris dewasa dan mantan model Playboy "atas arahan" Trump dengan tujuan "memengaruhi pemilihan umum".
Cohen tak menyebut nama kedua wanita tersebut, juga tak secara langsung menyebut nama Trump, namun dia mengaku "berkoordinasi dan menerima arahan dari seorang kandidat untuk kantor federal."
Garis waktu kejadian ini, meski begitu, cocok dengan kampanye presiden yang dilakukan Trump pada 2016 dan pembayaran untuk bintang film dewasa Stormy Daniels dan playmate Playboy Karen McDougal yang pernah mengaku melakukan perselingkuhan dengan Trump.
Sejauh ini Presiden menyangkal pernah berhubungan dengan kedua wanita itu, juga menyangkal mengetahui adanya pembayaran uang tutup mulut.
Cohen, yang menghadapi lima dakwaan penghindaran pajak dan satu dakwaan karena memberikan keterangan palsu kepada bank yang diasuransikan oleh pemerintah federal, sehingga menyebabkan kontribusi finansial yang melanggar hukum, juga membuat kontribusi dana kampanye berlebihan, akan divonis pada Desember.
Dia diancam hukuman empat sampai lima tahun penjara.
Perkembangan terbaru yang mengejutkan ini membuat hari Trump semakin buruk.
Sebelumnya, Paul Manafort, mantan ketua kampanyenya, divonis bersalah pada Selasa untuk delapan dari 18 dakwaan federal yang dituduhkan oleh Penasihat Khusus Robert Mueller.
Manafort didakwa dengan lima tuduhan pengingkaran pajak, dua dakwaan penipuan bank dan satu dakwaan menyembunyikan rekening bank di luar negeri. Pria 68 tahun ini bisa jadi menghabiskan seluruh sisa hidupnya di balik bui, karena tuntutan maksimal hukumannya mencapai 80 tahun penjara.
Pengadilan Manafort ini menjadi kemenangan besar pertama bagi tim Mueller, yang menyelidiki adanya kolusi antara tim kampanye Trump dan hubungannya dengan dugaan campur tangan Rusia dalam pemilihan umum AS 2016.
Dewan juri menyatakan sidang cacat hukum untuk 10 dakwaan Manafort setelah berembug selama empat hari. Belum jelas apakah jaksa penuntut akan mencoba mendaftarkan kembali dakwaan tersebut.
Salah satu kuasa hukum Manafort yang berbicara kepada wartawan di luar ruang sidang di utara Virginia berkata bahwa kliennya "kecewa karena tidak mendapatkan pembebasan sepenuhnya," dan berkata Manafort sedang "mempertimbangkan semua opsi yang dimilikinya saat ini."
Manafort juga menghadapi sebuah kasus yang berbeda di Distrik Columbia.
Trump dan timnya telah berulang kali mencerca penyelidikan Mueller, menyebutnya sebagai "perburuan penyihir". Meski begitu, penyelidikan ini telah menghasilkan dakwaan kepada lebih dari 30 orang, termasuk belasan petugas badan intelijan Rusia dan seorang warga negara Belanda.
Trump meneruskan klaim "perburuan penyihir" ini dalam pernyataannya kepada awak media di Virginia Barat, di mana dia turut terlibat dalam kampanye politik.
"Paul Manafort adalah pria yang baik," kata dia. "Yang terjadi kepadanya sangat menyedihkan. Ini tidak ada hubungannya dengan kolusi Rusia. Penyelidikan ini dimulai karena kolusi Rusia, tapi ini tidak ada hubungannya, ini adalah perburuan penyihir yang berakhir dengan memalukan. Dan ini tak ada hubungannya dengan apa yang mereka cari, yakni apakah Rusia terlibat dengan kampanye kami. Tidak ada."
"Saya merasa turut bersedih untuk Paul Manafort," ujar Trump, menolak menjawab pertanyaan tentang Cohen, yang telah bekerja bersamanya selama sekitar dua dekade, semenjak dirinya masih menjadi taipan real estate dan bintang televisi.