Maria Elisa Hospita
12 Februari 2019•Update: 13 Februari 2019
Ayhan Şimşek
BERLIN
Jerman telah memberedel dua outlet propaganda utama yang dikelola oleh organisasi teroris PKK.
Menurut Kementerian Dalam Negeri Jerman, kantor penerbitan Mesopotamia dan perusahaan multimedia MIR dilarang beroperasi karena berfungsi sebagai sub-organisasi PKK.
Aktivitas PKK di Jerman dilarang sejak tahun 1993, tetapi sampai sekarang masif aktif dengan sekitar 14.500 anggota.
Mezopotamien Verlag, rumah penerbitan yang berbasis di Jerman, menjadi outlet propaganda utama PKK.
Kantor penerbitan itu telah menerbitkan buku-buku karya pemimpin PKK Abdullah Ocalan dan bahan propaganda lainnya.
Sementara itu, MIR menyebarkan propaganda PKK lewat konten multimedia, konser musik, dan acara budaya.
Turki sejak lama meminta pemerintah Jerman untuk menindak tegas propaganda, perekrutan, dan penggalangan dana kelompok itu.
PKK, yang didaftarkan sebagai organisasi teroris oleh Turki, Amerika Serikat, dan Uni Eropa, melancarkan kampanye teror ke Turki selama lebih dari 30 tahun dan telah bertanggung jawab atas tewasnya hampir 40.000 orang.