Dunia

Pejabat Suriah: 45.000 siswa bersekolah di Afrin

Pada 2018, Turki meluncurkan operasi militer dengan tujuan membersihkan Afrin dari unsur-unsur teroris YPG/PKK

Rhany Chairunissa Rufinaldo   | 12.02.2019
Pejabat Suriah: 45.000 siswa bersekolah di Afrin Ilustrasi: Anak-anak di Suriah. (Foto file - Anadolu Agency)

Ankara

Ali Abo Rezeg, Erdogan Cagatay Zontur

ANKARA

Sekitar 45.000 siswa pergi ke sekolah-sekolah yang berbasis di Afrin di barat laut Suriah setiap hari, menurut seorang pejabat Suriah pada Selasa.

Dalam sebuah panel yang diselenggarakan oleh Pusat Studi Timur Tengah yang berbasis di Ankara, Khalid Suleyman, kepala Dewan Lokal Afrin, mengatakan sekitar 1.500 guru di 249 sekolah mengajar siswa-siswa ini setiap hari.

Diskusi panel, yang diadakan setahun setelah pembebasan Afrin, dihadiri oleh sejumlah besar politisi, peneliti dan mahasiswa.

Suleyman mengatakan bahasa Arab dan Kurdi adalah bahasa yang digunakan di sekolah-sekolah ini dan para guru di sana mengikuti kurikulum yang terkait dengan Koalisi Suriah.

Mengenai gaji para guru, Suleyman mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa Yayasan Maarif Turki membantu membayar upah mereka.

Suleyman kemudian mengajak komunitas internasional secara umum dan Turki khususnya untuk membantu mereka mendirikan universitas yang sangat dibutuhkan di wilayah itu.

Dia juga mengatakan bahwa setidaknya 23 pusat medis menyediakan layanan kesehatan untuk orang-orang di seluruh wilayah.

Januari tahun lalu, Turki meluncurkan operasi militer besar, Operasi Cabang Zaitun, dengan tujuan untuk membersihkan Afrin dari unsur teroris YPG/PKK.

Pada 18 Maret tahun lalu, hari ke-58 operasi, Afrin dibebaskan oleh pasukan Turki yang didukung oleh pejuang FSA.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). . Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın