Dunia

Jepang konfirmasi 150 kasus virus korona

Di Korea Selatan jumlah kasus yang dikonfirmasi sebanyak 27 kasus

Marıa Elısa Hospıta   | 10.02.2020
Jepang konfirmasi 150 kasus virus korona Ilustrasi. (Foto file-Anadolu Agency)

Ankara

Riyaz ul Khaliq

ANKARA 

Jepang mengungkapkan bahwa hingga Senin, ada 150 pasien terjangkit virus korona di negara itu.

Kantor Berita Kyodo menyebutkan sebanyak 130 penumpang Princess Diamond Cruise dinyatakan positif terjangkit virus yang berasal dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China itu.

Menurut otoritas Jepang, sekitar 3.700 penumpang dan awak dari 56 negara menaiki kapal yang kini dikarantina di dermaga di Provinsi Kanagawa, selatan Tokyo.

Orang-orang yang terkena virus termasuk 21 warga Jepang, delapan Amerika, lima Australia, lima Kanada dan masing-masing dari Argentina dan Inggris.

Sebelum kembali ke pelabuhan Yokohama, kapal itu mengunjungi Kagoshima, Hong Kong, Vietnam, Taiwan dan Okinawa.

Sementara itu, otoritas Korea Selatan mengatakan jumlah kasus yang dikonfirmasi di negara itu adalah 27 kasus.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) kini telah mengkarantina 809 orang.

Hingga Senin, wabah virus korona telah menewaskan sedikitnya 909 orang di China, dan satu lainnya di Filipina.

Sebelumnya, pada Minggu, Komisi Kesehatan China menyebutkan ada 40.171 kasus yang dikonfirmasi disebabkan oleh virus korona.

Dalam 24 jam terakhir ada 97 orang meninggal dunia, dengan 3.000 kasus baru terdeteksi.

Di China saja, orang yang terinfeksi mencapai 23.589 jiwa, sementara di luar daratan China ada 36 di Hong Kong dan 10 di Macau.

Virus ini telah menyebar ke lebih dari 20 negara lain, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Singapura, Prancis, Rusia, Spanyol, dan India.

Banyak negara telah mengevakuasi warganya dari Kota Wuhan dan daerah lain yang terkena dampak di China.

Sejak bulan lalu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah itu sebagai darurat kesehatan global.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.