Muhammad Abdullah Azzam
30 Mei 2020•Update: 31 Mei 2020
Abdelraouf Arna'out
YERUSALEM
Petugas intelijen Israel pada Jumat menahan Sheikh Ekrima Sabri, imam besar Masjid Al-Aqsa, dari rumahnya di Yerusalem Timur.
"Satu unit dinas intelijen Israel menggerebek rumah Syekh [Ekrima] dan memberi tahu penahanan dia," kata seorang anggota keluarga kepada Anadolu Agency.
Dia menambahkan bahwa imam besar itu dibawa untuk diinterogasi di kantor polisi al-Qashla di Yerusalem Barat.
Pada Januari, otoritas Israel memutuskan melarang Sheikh Ekrima memasuki Masjid Al-Aqsa selama empat bulan.
Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Masjid Al-Aqsa berada, sejak perang Timur Tengah 1967.