Rhany Chairunissa Rufinaldo
23 September 2020•Update: 24 September 2020
YERUSALEM
Penerbangan langsung pertama Israel ke Bahrain terbang dari Tel Aviv ke Manama melalui wilayah udara Arab Saudi, menurut laporan kantor berita lokal.
"Untuk pertama kalinya, sebuah pesawat milik Perusahaan Israir menggunakan wilayah udara Saudi dalam penerbangan ke Bahrain," kata Perusahaan Penyiaran Israel tanpa menyebutkan tanggal penerbangan.
Israir adalah perusahaan penerbangan swasta Israel dan merupakan perusahaan terbesar kedua setelah maskapai milik negara El Al.
Awal bulan ini, Arab Saudi mengatakan bahwa mereka akan membuka wilayah udaranya untuk pesawat yang terbang dari Israel ke Uni Emirat Arab, setelah kedua negara menandatangani perjanjian yang menormalisasi hubungan mereka.
Bahrain kemudian mengikuti jejak UEA dengan menandatangani perjanjian normalisasi serupa.
Tidak ada komentar dari otoritas Saudi atau Bahrain tentang laporan tersebut.
Perjanjian normalisasi itu menuai kecaman luas dari warga Palestina, yang mengatakan bahwa kesepakatan tersebut tidak melayani kepentingan Palestina dan mengabaikan hak-hak warga Palestina.
*Bassel Barakat berkontribusi pada berita ini dari Ankara