Rıskı Ramadhan
10 April 2018•Update: 10 April 2018
Gulaen Topcu
RAMALLAH
Pemerintah Israel pada Selasa dilaporkan menghancurkan sebuah bangunan sekolah di Tepi Barat yang diduduki dengan alasan tidak memiliki izin.
Menurut saksi mata, militer Israel menggerebek daerah Khirbet Zanuta di selatan al-Khalil dan menghancurkan sebuah sekolah di sana.
Dilaporkan bahwa alat berat telah dikirimkan untuk mengangkut puing dari sekolah tersebut.
Sekolah yang dibangun oleh Kementerian Pendidikan Palestina dengan dukungan negara-negara Eropa itu memiliki 43 siswa.
Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) dalam sebuah laporan pada 4 Februari lalu menyatakan, 45 sekolah di zona "C" di Yerusalem Timur dan Tepi Barat berisiko akan dihancurkan.
Tepi Barat dibagi menjadi zona A, B dan C dalam kerangka "Perjanjian Oslo Kedua" yang ditandatangani pemerintah Palestina dan Israel pada tahun 1995.
Administrasi dan Keamanan "zona A" yang mencakup 18 persen wilayah diserahkan kepada Palestina, administrasi "zona B" yang mencakup 21 persen wilayah diserahkan kepada Palestina dan keamanannya dikendalikan Israel, sementara administrasi dan keamanan “zona C” yang mencakup 61 persen wilayah diserahkan kepada Israel.