Muhammad Abdullah Azzam
03 Oktober 2018•Update: 03 Oktober 2018
Alaattin Doğru
DAKAR
Menteri Kesehatan Republik Afrika Tengah, Pierre Somse mengumumkan keadaan siaga setelah timbul sedikitnya 30 kasus wabah Hepatitis E di negara tersebut.
Somse mengatakan satu orang tewas akibat terjangkit penyakit itu.
Adanya kelompok bersenjata di wilayah-wilayah terjangkit virus penyakit tersebut menyulitkan pemerintah untuk mengirim tim kesehatan ke sana.
Menteri Somse mengatakan bahwa pemerintah akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk menangani secepatnya wabah tersebut.
Penyakit ini menyebabkan masalah peradangan pada hati oleh virus hepatitis E, dan menular kepada lainnya melalui air yang terkontaminasi, produk makanan terbuat dari hewan yang tidak dimasak atau kurang matang.
Penyakit tersebut juga dapat ditularkan melalui transfusi darah.
Konflik antara militan Kristen Anti-Balaka dengan kelompok Seleka yang mayoritas Muslim di negara tersebut masih berlanjut sejak pertengahan tahun 2012.