Maria Elisa Hospita
17 April 2020•Update: 17 April 2020
Aysu Bicer
ANKARA
Sebagian besar negara-negara di dunia telah mengajukan dana pinjaman ke Dana Moneter Internasional (IMF) untuk menangani pandemi korona (Covid-19).
"Ini benar-benar keadaan darurat. Situasi seperti ini adalah yang pertama kalinya sepanjang sejarah IMF," ujar pimpinan IMF Kristalina Georgieva pada Rabu malam.
Menurut dia, ada lebih dari 100 negara yang meminta bantuan darurat, sehingga IMF akan menyediakan dana dengan meninjau kondisi di setiap negara.
"Kami hanya meminta negara-negara ini untuk melakukan satu hal saja. Tolong bayar dokter dan perawat Anda untuk memastikan sistem kesehatan Anda berfungsi, sehingga orang-orang yang rentan dan perusahaan dilindungi," tambah Georgieva.
Dia juga mengatakan jika langkah-langkah penanganan di paruh pertama tahun berhasil, maka ekonomi akan mengalami rebound di paruh kedua.
"Tahun depan kemungkinan akan meningkat 5,8 persen," imbuh Georgieva.
Namun, pimpinan IMF itu memperingatkan bahwa meskipun ada peningkatan, angka itu masih berada di bawah tingkat pertumbuhan 2019.
"Jika virus ini menyebar ke seluruh dunia atau jika permintaan vaksin dan obat-obatan tidak terpenuhi, maka ini akan menjadi bencana," kata dia lagi.
IMF telah memproyeksikan bahwa ekonomi global akan menyusut 3 persen tahun ini akibat pandemi korona.