Maria Elisa Hospita
17 April 2020•Update: 18 April 2020
Michael Hernandez
WASHINGTON
Negara bagian New York di Amerika Serikat akan memperpanjang periode pembatasan sosial setidaknya hingga 15 Mei.
"Satu bulan adalah waktu yang lama. Orang-orang membutuhkan kepastian sehingga mereka dapat membuat rencana. Saya juga perlu rencana aksi yang terkoordinasi dengan negara bagian lainnya, jadi kami perlu memperpanjang pembatasan sosial kurang-lebih satu bulan lagi," jelas Gubernur Andrew Cuomo pada Kamis.
Cuomo dan gubernur negara bagian lainnya akan menggunakan data kesehatan yang tersedia untuk menentukan kebijakan selanjutnya.
Pada Rabu, New York melaporkan angka kematian harian terendah dalam sepekan terakhir, yaitu 660 jiwa.
"Ini adalah sinyal baik. Artinya, kita mampu mengendalikan penyebaran wabah," ujar Cuomo merujuk pada penurunan jumlah pasien per hari.
Gubernur itu menginstruksikan penduduk New York untuk memakai masker setiap bepergian dan mematuhi protokol pembatasan sosial.
Berdasarkan data yang dihimpun oleh Johns Hopkins University, New York adalah negara bagian di AS yang paling terdampak pandemi Covid-19, dengan 214.832 kasus dan 14.636 korban jiwa.