Servet Günerigök
19 Januari 2023•Update: 24 Januari 2023
WASHINGTON
Amerika Serikat (AS) melihat Turkiye sebagai "sekutu yang dapat diandalkan," kata Gedung Putih pada Rabu, ketika para menteri luar negeri kedua negara bertemu di Washington.
Juru bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre membuat pernyataan tersebut sebagai tanggapan atas pertanyaan tentang tawaran masuknya Swedia dan Finlandia ke NATO.
Seorang jurnalis bertanya apakah Presiden Joe Biden menganggap Turkiye sebagai "sekutu NATO yang dapat diandalkan", mengutip "kebuntuan" atas aksesi dua negara Nordik ke aliansi militer tersebut.
"Kami melihat Turkiye sebagai sekutu yang dapat diandalkan," jawab Jean-Pierre.
Otoritas Biden juga memuji hubungan AS dengan Turkiye, yang mana juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price mengatakan, "Kami memiliki hubungan yang sangat konstruktif dengan Turkiye."
"Kami berterima kasih atas peran yang dimainkan Turkiye dalam membantu mengatasi banyak tantangan paling mendesak di zaman kita," kata Price.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken bertemu dengan Menlu Turkiye Mevlut Cavusoglu dalam Mekanisme Strategis Turkiye-AS.
Mekanisme itu diluncurkan April lalu menyusul pertemuan antara Presiden Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Joe Biden di sela-sela KTT G-20 di Roma.