Astudestra Ajengrastrı
26 Februari 2018•Update: 26 Februari 2018
Muhammed Bilal Kenasari
WASHINGTON
Gedung Putih berkata pada Minggu bahwa keinginan Korea Utara untuk mengadakan perundingan atau dialog di masa depan dengan AS tergantung pada program denuklirisasi negara itu.
Dalam pernyataan tertulis yang dikeluarkan oleh AS, Sekretaris Pers Gedung Putih Sarah Huckabee berkata, "ada jalan lebih baik bagi Korea Utara jika mereka memilih untuk denuklirisasi."
Merespons "keinginan untuk mengadakan dialog dengan Amerika Serikat" dari Pyongyang, pernyataan tersebut mengatakan Washington akan menunggu dan melihat lagi.
"Kita akan lihat apakah pesan dari Pyongyang hari ini, yaitu keinginan mereka melakukan dialog, adalah langkah pertama mereka melakukan denuklirisasi," tulis pernyataan itu.
"Sementara itu, AS dan dunia harus terus menekankan bahwa program nuklir dan misil Korea Utara harus berakhir," tambah pernyataan tersebut.
Program senjata misil dan nuklir Korea Utara semakin meningkat pada 2016, sementara negara tersebut telah menerima sejumlah sanksi sejak tes misil pertama mereka pada 2006.
Washington sudah berulang kali meneguhkan posisi mereka bahwa rezim otoriter Korut harus melupakan ambisi mereka menciptakan senjata nuklir bila mereka menginginkan berdialog dengan AS soal penghapusan sanksi-sanksi.