26 November 2017•Update: 27 November 2017
Merve Aydogan
ANKARA
Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Sabtu mengatakan dalang dibalik serangan masjid Mesir tidak ada kaitannya dengan Islam.
Setidaknya 305 orang tewas dan ratusan lainnya terluka ketika penyerang meledakkan masjid di kota Bir al-Abed di Sinai, Mesir. Penyerang kemudian menembaki jemaat yang sedang melangsungkan ibadah shalat Jumat.
"Bagaimana kita bisa memanggil mereka Muslim? Mereka pembunuh, mereka tidak berhubungan dengan Islam," kata Erdogan dalam sebuah pidato.
"Serangan ini yang menargetkan saudara-saudara kita yang bershalat menunjukkan wajah Daesh yang tidak Islami," tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Erdogan juga memberikan tanggapan mengenai pertemuan yang diadakannya di Sochi, Rusia awal pekan lalu.
"Itu merupakan upaya mencegah tragedi kemanusiaan di Suriah," jelas dia.
Rabu lalu, Erdogan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan pemimpin Iran Hassan Rouhani di Sochu untuk berdialog mengenai Suriah.
Ketiga kepala negara itu setuju membentuk kongres kelompok-kelompok Suriah guna mencara solusi politik bagi negara yang tercabik-cabik perang itu.