Muhammad Abdullah Azzam
09 September 2019•Update: 10 September 2019
Hussein Mahmoud Ragab Elkabany, Safiye Karabacak
KUWAIT
Pertemuan yang direncanakan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan Emir Kuwait Sheikh Sabah Al-Ahmad Al-Jaber Al-Sabah ditunda karena masalah kesehatan Emir Kuwait yang sedang berobat di AS.
Kantor berita resmi Kuwait, KUNA melaporkan bahwa Emir Kuwait Sheikh al-Sabah yang berusia 90 tahun sedang dirawat di sebuah rumah sakit di AS untuk menjalani serangkaian tes medis.
Laporan tersebut dimuat bedasarkan pernyataan dari Menteri Urusan Pengadilan Kerajaan Kuwait, Sheikh Ali Jarrah Al-Sabah Emir.
Menteri Kuwait itu mengatakan rencana pertemuan Emir Sheikh al-Sabah dengan Presiden Trump ditunda ke tanggal yang akan ditentukan kemudian.
Di sisi lain, dalam sebuah pernyataan tertulis dari Gedung Putih, Trump telah diberitahu tentang kondisi kesehatan Sheikh al-Sabah.
"Presiden Trump berharap sahabatnya, Emir segera pulih dan dirinya menunggu untuk menyambutnya di Washington segera setelah sembuh dari penyakitnya,” ungkap pernyataan Gedung Putih itu.
Emir adalah pemimpin yang dihormati dan mitra AS yang berharga dalam mengatasi masalah di kawasan itu, lanjut pernyataan itu.
Emir Kuwait mendatangi AS pada awal bulan September ini.
Menurut pernyataan tertulis dari Kantor Pers Gedung Putih pada 30 Agustus lalu, Trump akan menjamu Emir Kuwait itu di Gedung Putih pada 12 September mendatang.