Muhammad Abdullah Azzam
19 Februari 2018•Update: 19 Februari 2018
Burak Karacaoğlu, Eşref Musa
IDLIB
Dua kelompok oposisi di Suriah, Gerakan Ahrar al-Sham dan Gerakan Nuruddin Zanki yang berperang melawan rezim Bashar al-Assad, merilis pernyataan bahwa mereka telah bersatu dalam satu payung bernama "Front Pembebasan Suriah".
Kedua kelompok oposisi tersebut mengumumkan penggabungannya melalui akun media sosial.
Dalam pernyataan itu, disebutkan tujuan penggabungan dua kelompok tersebut untuk menghentikan serangan terhadap kelompok-kelompok di Suriah dan agar tidak menjadi alat kepentingan asing.
Front Pembebasan Suriah dipimpin oleh Hasan Sufan yang merupakan pemimpin gerakan Ahrar al-Sham, sementara wakilnya adalah Taufik Shihabaddin yang menjadi komandan tinggi gerakan Nuruddin Zanki.
Lewat pernyataan itu, Front tersebut mengajak kepada semua kelompok oposisi untuk bergabung guna berperang melawan rezim Assad.
Dengan penggabungan dua gerakan tersebut, Front Pembebasan Suriah menjadi kelompok militer terbesar yang didirikan untuk berperang melawan rezim Bashar Assad di Suriah.