Dunia

DK PBB Perpanjang Mandat Pasukan Perdamaian di Dataran Tinggi Golan

31.12.2025 - Update : 31.12.2025
DK PBB Perpanjang Mandat Pasukan Perdamaian di Dataran Tinggi Golan

HAMILTON

Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) pada Senin memperpanjang mandat Pasukan Pengamat Pemisahan PBB (UNDOF) di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel selama enam bulan hingga 30 Juni 2026.

Resolusi yang diajukan bersama oleh Amerika Serikat dan Rusia tersebut disetujui secara bulat, dengan seluruh 15 anggota Dewan Keamanan memberikan suara mendukung.

Usai pemungutan suara, Wakil Perwakilan AS untuk PBB Tammy Bruce menyambut baik pengesahan resolusi tersebut dan menekankan peran penting UNDOF dalam menjaga perdamaian, keamanan, dan stabilitas di sepanjang perbatasan Israel-Suriah.

Sementara itu, Penasihat Senior Rusia untuk PBB Dina Gilmutdinova juga mendukung perpanjangan mandat UNDOF, namun mendesak Israel untuk mengikuti langkah Suriah dengan menahan diri dan menghindari tindakan sepihak yang dinilai tidak sah dan provokatif. Ia juga menyerukan agar Israel menjaga komunikasi rutin dengan UNDOF guna menyelesaikan perbedaan yang muncul.

Di sisi lain, Perwakilan Tetap Suriah untuk PBB Ibrahim Olabi menegaskan bahwa Israel terus melanggar perjanjian pemisahan pasukan tahun 1974. Ia mengingatkan bahwa Dataran Tinggi Golan telah diduduki Israel hampir 60 tahun dan menyebut Majelis Umum PBB baru-baru ini kembali menuntut penarikan pasukan Israel dari wilayah Suriah.

Olabi juga menyampaikan harapan agar UNDOF dapat menjalankan mandatnya secara bebas tanpa tekanan dari pasukan pendudukan Israel serta menyerukan agar Israel mematuhi resolusi Dewan Keamanan dan hukum internasional.

UNDOF dibentuk untuk mengawasi pelaksanaan Perjanjian Pemisahan Pasukan yang ditandatangani pada 31 Mei 1974, yang mengatur penarikan Israel dari wilayah tertentu di Dataran Tinggi Golan pasca perang Arab-Israel 1973. Hingga kini, pasukan PBB tersebut terus berpatroli di zona penyangga antara wilayah yang dikuasai Israel dan Suriah.

Israel menduduki sebagian besar Dataran Tinggi Golan sejak perang Timur Tengah 1967 dan kemudian mencaplok wilayah tersebut, langkah yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.

Website Anadolu Agency Memuat Ringkasan Berita-Berita yang Ditawarkan kepada Pelanggan melalui Sistem Penyiaran Berita AA (HAS). Mohon hubungi kami untuk memilih berlangganan.
Topik terkait
Bu haberi paylaşın