China gelar operasi militer sebagai tanggapan atas kunjungan Pelosi ke Taiwan
Beijing akan meluncurkan 'serangkaian operasi militer' untuk 'menjaga kedaulatan nasional dan integritas teritorial,' kata Kementerian Pertahanan China
ISTANBUL
Menanggapi kunjungan Ketua DPR Amerika Serikat (AS) Nancy Pelosi ke Taiwan pada Selasa mengumumkan akan meluncurkan "serangkaian operasi militer yang sudah ditargetkan."
“Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) akan meluncurkan serangkaian operasi militer yang ditargetkan untuk melawan kunjungan (Nancy) Pelosi ke pulau Taiwan, dan dengan tegas mempertahankan kedaulatan nasional dan integritas teritorial,” kata Kementerian Pertahanan China.
Pengumuman itu datang tak lama setelah Pelosi mendarat di Taiwan, kunjungan ketua DPR AS pertama dalam 25 tahun.
China menganggap Taiwan sebagai “provinsi yang memisahkan diri.” Namun, Taipei telah bersikeras pada kemerdekaannya sejak 1949.
Komando Teater Timur PLA juga mengumumkan bahwa mereka akan mengadakan operasi militer bersama di sekitar Taiwan, dengan latihan angkatan laut dan udara bersama di utara, barat daya, tenggara pulau, penembakan artileri jarak jauh di Selat Taiwan, dan uji coba rudal konvensional di wilayah maritim di timur pulau, mulai Selasa malam, lapor harian China Global Times.
Selain itu, militer China juga akan melakukan latihan militer dan kegiatan pelatihan termasuk latihan tembakan langsung selama empat hari di enam wilayah sekitar Taiwan, mulai Kamis, kata harian itu.
