Rhany Chairunissa Rufinaldo
08 Agustus 2018•Update: 08 Agustus 2018
Umar Farooq
WASHINGTON
Menteri Pertahanan Inggris mengatakan pada hari Selasa bahwa sekutu seperti Amerika Serikat (AS) tidak perlu khawatir tentang apakah Inggris akan menindaklanjuti komitmen pertahanannya saat bersiap untuk mundur dari Uni Eropa.
"Orang-orang masih khawatir tentang Brexit dan peran yang akan dimainkan Inggris di dunia," kata Gavin Williamson saat berbicara di Dewan Atlantik yang bermarkas di Washington DC.
“Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Ketika Inggris meninggalkan Uni Eropa, kami mengetahui secara jelas peran dan tempat kami di dunia.
"Brexit adalah momen Inggris. Momen Inggris untuk memandang ke atas, menjadi lebih ambisius," Williamson menambahkan.
Dia mengatakan Inggris akan tetap menjadi kekuatan global yang berupaya menuju keamanan internasional pasca Brexit.
"Selama ini kami selalu menjadi kekuatan militer tingkat satu dan kami akan selalu menjadi kekuatan militer tingkat satu," katanya, mengacu pada negara-negara yang dianggap memiliki kemampuan militer global yang dapat disebarkan secara luas.
Williamson juga mengatakan Inggris akan tetap menjadi negara perdagangan global dan bahwa bekerja dengan sekutu seperti AS dan NATO adalah kunci untuk strategi mereka.
"Inggris adalah pemasok lepas pantai terbesar ke militer AS dengan keterampilan yang baik untuk memenuhi sejumlah persyaratan," katanya.
Namun dia mencatat bahwa kemitraan antara mereka dan AS akan menjadi jalan dua arah, dengan Inggris membeli lebih dari 50 jenis peralatan dari AS, termasuk helikopter Apache dan pesawat tanpa awak.
“Kami juga setuju dengan strategi pertahanan nasional AS bahwa dengan bekerja sama dengan sekutu dan mitra, kami mengumpulkan kekuatan terbesar untuk kemajuan jangka panjang dari kepentingan-kepentingan kami,” tambahnya.