Shukri Hussein
05 November 2017•Update: 06 November 2017
Shukri Hussein
ADEN, Yemen
Sedikitnya tujuh tentara tewas dalam bom mobil bunuh diri di Kota Aden, Yaman selatan pada Minggu.
Kepada Anadolu Agency, sumber keamanan mengatakan bahwa pembom menabrakkan kendaraannya yang berisi bahan peledak ke gerbang markas keamanan utama di kota tersebut.
Selepas aksi bom tersebut, orang-orang bersenjata menyerang gedung Departemen Investigasi Kriminal (CID), ujar sumber dari keamanan yang tidak mau disebutkan namanya.
Dia mengatakan pasukan keamanan mengepung para penyerang di tengah bentrokan sporadis.
Menurut sumber medis, tujuh tentara tewas dan 12 lainnya terluka akibat serangan tersebut.
Hingga saat ini belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Aden merupakan tempat tinggal sementara pemerintah Yaman.
Negara ini tetap miskin di tengah perang sipil sejak 2014, ketika pemberontak Houthi menguasai sebagian besar negara, termasuk ibukota Sanaa.
Konflik meningkat sejak Arab Saudi dan sekutunya meluncurkan kampanye udara besar-besaran pada 2015 yang bertujuan untuk membalikkan keuntungan militer Houthi dan menopang pemerintah Yaman yang diperangi.
Pada September, sebuah laporan hak asasi manusia PBB menyebutkan bahwa al-Qaeda beroperasi di sejumlah wilayah Yaman yang dilanda perang, mengambil keuntungan dari kekacauan yang mencengkeram negara Arab.