31 Desember 2024•Update: 31 Desember 2024
BAKU
Azerbaijan telah mengirim konvoi bantuan kemanusiaan yang membawa 200 ton makanan dan perlengkapan bahan makanan ke Suriah, kata Kementerian Luar Negerinya pada hari Senin.
Konvoi 10 truk yang membawa bantuan berangkat dari ibu kota Baku, dan pejabat kementerian berpartisipasi dalam upacara penyerahan.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Ayhan Hajizade mengatakan kepada wartawan bahwa konvoi akan melakukan perjalanan melalui Georgia dan Türkiye sebelum mencapai kota Idlib di Suriah.
Bantuan tersebut akan didistribusikan kepada mereka yang membutuhkan melalui Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki, atau AFAD.
Hajizade mengatakan Wakil Menteri Luar Negeri Azerbaijan Yalchin Rafiyev bertemu Asaad al-Shaibani, menteri luar negeri pemerintahan sementara Suriah, di Damaskus pada hari Minggu.
Keduanya membahas pembukaan kembali kedutaan Azerbaijan di Damaskus setelah penutupan 12 tahun, kata Hajizade.
“Azerbaijan berkomitmen untuk mendukung upaya stabilisasi dan rekonstruksi Suriah. Upaya ini dilaksanakan dengan koordinasi bersama Turki. Bantuan kemanusiaan kami untuk Suriah akan terus berlanjut,” imbuhnya.
Hajizade mengatakan Shaibani diundang ke Azerbaijan dan dia menerima undangan tersebut. “Kami berharap dapat menyambutnya di Baku,” katanya.
Bashar al-Assad, pemimpin Suriah selama hampir 25 tahun, melarikan diri ke Rusia setelah kelompok anti-rezim menguasai Damaskus pada 8 Desember, mengakhiri rezim Partai Baath, yang telah berkuasa sejak 1963.
Pengambilalihan tersebut terjadi setelah pejuang Hayat Tahrir al-Sham merebut kota-kota utama dalam serangan kilat yang berlangsung kurang dari dua minggu.