Maria Elisa Hospita
18 Juni 2019•Update: 19 Juni 2019
Michael Hernandez
WASHINGTON
Amerika Serikat menyatakan "tak terkejut" dengan niat Iran untuk melampaui batas program nuklir yang ditentukan dalam kesepakatan nuklir 2015 (JCPOA).
Juru bicara Departemen Luar Negeri Morgan Ortagus mengatakan Iran harus terus mematuhi kewajibannya kepada komunitas internasional sesuai dengan kesepakatan tersebut.
Menurut Ortagus, keputusan Iran "konsisten" dengan perilaku pemerintah negara itu di masa lalu.
Dia pun mendesak masyarakat internasional untuk tidak tunduk pada pemerasan nuklir oleh rezim Iran.
Pekan lalu, Iran mengumumkan akan menambah batas cadangan uraniumnya per 27 Juni.
Iran menyebut upaya ini sebagai tekanan ke negara-negara partisipan JCPOA, menyusul keputusan Trump untuk keluar dari pakta tersebut.
Hubungan AS dan Iran memanas sejak tahun lalu karena Trump menarik diri dari JCPOA secara sepihak dan menerapkan kembali sanksi terhadap ekspor minyak mentah Iran.