Rhany Chaırunıssa Rufınaldo
31 Januari 2020•Update: 31 Januari 2020
Servet Gunerigok
WASHINGTON
Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengeluarkan peringatan perjalanan baru pada Kamis, yang melarang warganya untuk tidak melakukan perjalanan ke China karena kekhawatiran atas virus korona yang meluas.
Level 4 - Jangan Bepergian - adalah peringatan perjalanan dengan tingkat paling tinggi, yang diberlakukan setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah mematikan itu sebagai masalah darurat internasional.
"Para pelancong harus siap dengan pembatasan perjalanan yang diberlakukan dengan sedikit atau tanpa pemberitahuan terlebih dahulu," kata departemen itu dalam sebuah pernyataan.
Departemen Luar Negeri mengatakan operator komersial juga telah mengurangi atau menangguhkan rute ke dan dari China.
Pernyataan itu meminta warga AS di China untuk meninggalkan negara itu dengan menggunakan cara komersial.
"Departemen Luar Negeri telah meminta agar semua personel pemerintah AS yang tidak penting menunda perjalanan ke China sehubungan dengan virus korona baru," tambah pernyataan itu.
Pada Senin, departemen mendesak warga Amerika untuk mempertimbangkan kembali perjalanan ke seluruh bagian China dan meningkatkan peringatan perjalanannya ke Level 3 karena wabah virus mematikan itu.
Virus korona (2019-nCoV), yang berasal dari Kota Wuhan, ditularkan ke manusia dari hewan liar, khususnya kelelawar.
Wabah ini telah meningkatkan kekhawatiran global setelah virus dikonfirmasi di berbagai bagian Asia, Eropa, Amerika Serikat dan Kanada.
Bandara-bandara di seluruh dunia melakukan pemeriksaan ketat terhadap pelancong yang datang dari China.
Beberapa maskapai bahkan menangguhkan penerbangan ke Wuhan dan berbagai kota lainnya di China.