Maria Elisa Hospita
31 Oktober 2018•Update: 01 November 2018
Aamir Latif
KARACHI, Pakistan
Sidang Parlemen Asia yang diselenggarakan selama dua hari di kota Gwadar yang strategis di Pakistan mengeluarkan resolusi "dukungan penuh" bagi rakyat Palestina.
Resolusi itu, yang mengutuk pelanggaran hukum humaniter internasional di Palestina dan kejahatan perang yang dilakukan oleh rezim Zionis, diadopsi saat pertemuan puncak pada Selasa.
Lebih dari 100 anggota parlemen dari 26 negara Asia, termasuk China, Arab Saudi, dan Iran berpartisipasi dalam konferensi tersebut.
Selama konferensi, proyek China-Pakistan Economic Corridor (CPEC) juga dibahas. Proyek senilai USD64 miliar, yang merupakan bagian dari prakarsa ekonomi asing paling ambisius di Beijing - One Belt One Road - akan menghubungkan wilayah barat laut China ke pelabuhan Gwadar, di barat daya Pakistan, melalui jalan raya, jalur kereta api, dan pipa untuk mengangkut kargo, minyak, dan gas.
Rute tersebut akan menjadi rute terpendek ke kargo China yang ditujukan untuk Timur Tengah, Asia Tengah, dan Afrika.
"Pernyataan Gwadar" yang dikeluarkan usai pertemuan Komite Tetap Majelis Parlemen Asia tentang Urusan Politik mendesak anggota Majelis untuk melanjutkan kerja sama.
"Sementara visi Asia berfokus pada perdagangan, ekonomi, dan pasar energi, itu juga membantu beradaptasi dengan perubahan iklim dan pelestarian lingkungan," kata pernyataan itu.