Dandy Koswaraputra
15 Juli 2018•Update: 16 Juli 2018
Qais Abu Samra
RAMALLAH
Sembilan orang Palestina terluka Minggu dalam bentrokan dengan pasukan Israel di dekat kota Ramallah, Tepi Barat, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.
Enam orang terluka oleh peluru tajam selama serangan Israel di kamp pengungsi Jalazone di utara Ramallah, sementara tiga lainnya ditembak dan terluka oleh peluru karet, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.
Semua yang terluka berada dalam kondisi medis yang stabil, menurut pernyataan tersebut
Menurut penduduk setempat, kekerasan terjadi setelah pasukan Israel menyerbu sejumlah rumah di kamp, memicu bentrokan dengan warga yang marah.
Enam orang Palestina ditahan selama serangan Israel, kata sumber-sumber Palestina setempat.
Tidak ada komentar dari tentara Israel tentang laporan itu.
Militer Israel sering melakukan kampanye penangkapan di seluruh Tepi Barat yang diduduki dengan dalih mencari orang-orang Palestina yang "diinginkan".
Serangan Israel terjadi di tengah ketegangan di Jalur Gaza setelah dua orang Palestina menjadi martir dalam serangan udara Israel, yang menurut militer sebagai tanggapan terhadap tembakan roket dari wilayah Palestina.
Pada hari Sabtu, faksi perlawanan Palestina dan Israel mencapai gencatan senjata yang disponsori Mesir di wilayah Palestina yang diblokir.
Sejak Maret, lebih dari 130 orang telah menjadi martir dan ribuan lainnya terluka oleh tembakan tentara Israel selama protes Palestina terhadap pendudukan Israel selama puluhan tahun dan blokade 11 tahun, yang telah memusnahkan ekonomi daerah tersebut.