Rhany Chairunissa Rufinaldo
18 Maret 2020•Update: 19 Maret 2020
Ali Semerci
ADEN
Setidaknya 80 pemberontak Houthi tewas dan puluhan lainnya cedera dalam bentrokan dengan pasukan pemerintah di Yaman.
Kabar itu disampaikan oleh kantor pers tentara Yaman pada Selasa.
Enam puluh pemberontak tewas dalam bentrokan di wilayah Qaniyah, Provinsi Al Bayda.
Sementara itu, 20 pemberontak lainnya tewas dalam serangan udara koalisi yang dipimpin Arab Saudi di Distrik Survah, Provinsi Marib.
Menurut kantor pers Brigade Amalika, sebuah drone Houthi ditembak jatuh di Provinsi Al-Hudaydah oleh pasukan pemerintah Yaman.
Yaman telah dilanda kekerasan dan kekacauan sejak 2014, ketika Houthi yang didukung Iran menguasai sebagian besar wilayah negara, termasuk Sanaa.
Krisis memuncak pada 2015, ketika koalisi militer yang dipimpin Saudi meluncurkan kampanye udara untuk mengalahkan Houthi.
Puluhan ribu penduduk Yaman, sebagian besar warga sipil, tewas akibat konflik itu.
PBB mengatakan krisis di Yaman adalah krisis kemanusiaan paling buruk di dunia karena jutaan orang berisiko menderita kelaparan.