Muhammad Abdullah Azzam
11 Juni 2020•Update: 12 Juni 2020
Muhammet Nazım Taşcı
ANKARA
Setidaknya lima pemberontak tewas dalam bentrokan antara kelompok pemberontak pro-kemerdekaan dan pasukan paramiliter India pada Rabu di wilayah Jammu Kashmir, India.
Menurut laporan dari saluran NDTV, bentrokan pecah antara pasukan India yang berpatroli di wilayah Shopian dengan para pemberontak.
Otoritas India melaporkan bahwa pasukannya masih melanjutkan operasi di wilayah tersebut.
Ini adalah bentrokan ketiga antara pasukan India dan pemberontak di wilayah yang sama dalam empat hari terakhir.
Setidaknya lima pemberontak tewas pada 7 Juni dan empat lainnya tewas pada Juni 6 dalam bentrokan di wilayah Shopian.
-- India batalkan status khusus kawasan Jammu Kashmir
India membatalkan status khusus kawasan Jammu Kashmir yang telah berlangsung selama lebih dari setengah abad.
Hak istimewa yang tercantum pada Pasal 370 konstitusi, melarang hak kepemilikan orang luar atau asing, seperti properti di wilayah tersebut.
Pasal 370 disusun menyusul partisi subkontinen India pada 1947 itu membuat wilayah Jammu dan Kashmir yang berpenduduk mayoritas Muslim bergabung dengan India namun memiliki konstitusi sendiri.
Pada 1949, ketetapan khusus ditambahkan ke dalam konstitusi India untuk memberikan otonomi kepada Jammu dan Kashmir.
Namun, Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa di bawah pimpinan Perdana Menteri Narendra Modi dalam kampanye pemilu Mei-Juni 2019 berjanji mencabut status khusus tersebut.