Shuriah Niazi
14 November 2017•Update: 15 November 2017
Shuriah Niazi
NEW DELHI
Polisi di India sedang menyelidiki aktivitas kelompok yang dikenal suka main hakim sendiri dalam kasus pembunuhan seorang peternak sapi Muslim, lapor media setempat pada Senin.
Seorang tersangka telah ditahan atas pembunuhan Umar Khan berusia 35 tahun di Alwar, provinsi Rajasthan, Kamis pekan lalu.
Sapi dianggap suci oleh penganut agama Hindu dan sejak terpilihnya Perdana Menteri Narendra Modi 2014 lalu, kasus serangan terhadap peternak sapi makin meningkat di India.
April lalu, seorang peternak dikeroyok massa di Alwar - kejadian itu kemudian direspon oleh demonstrasi besar-besaran di seluruh India.
Keluarga Khan mengatakan dia ditembak mati ketika sedang mengangkut sapi, tulis koran Hindustan Times. Jasadnya ditemukan di pinggir rel kereta pada Jumat.
Seorang saudara Khan yang sedang bersamanya pada saat itu sedang dirawat di rumah sakit karena mengalami luka tembak. Seorang pria lainnya masih dilaporkan hilang.
Ketiga pria itu berasal dari komunitas Muslim Meo yang tersebar di provinsi Rajasthan, Haryana dan Uttar Pradesh.
"Kami menuntut agar peristiwa ini diselidiki," kata Hafiz Khan Mevati, seorang petinggi komunitas Meo, kepada Anadolu Agency. "Kami hanya peternak dan pemelihara sapi dan tidak melakukan penyembelihan sapi. Dia dibunuh oleh kelompok pengamanan sapi. Para pelaku harus ditindak keras."
Kemarin, polisi mengatakan pembunuhan itu dilakukan "elemen masyarakat di luar komunitas", tulis Hindustan Times.
Sementara itu, pejabat Rajasthan Gulab Chand Kataria mengatakan kepada Anadolu Agency: "Polisi sedang menyelidiki kasus ini. Tidak ada yang luput dari hukum."
Sejak September 2015, setidaknya selusin pekerja industri ternak sapi dibunuh oleh massa main hakim sendiri.