Sarp Ozer
12 Januari 2022•Update: 13 Januari 2022
ANKARA
Turki akan melanjutkan dan bahkan meningkatkan operasi anti-teroris lintas perbatasannya setelah serangan dari kelompok teroris baru-baru ini, kata menteri pertahanan negara itu Hulusi Akar pada Selasa.
Pernyataan Hulusi Akar datang sebagai tanggapan atas serangan bom rakitan yang menewaskan tiga tentara Turki pada Sabtu di perbatasan Turki dan Suriah.
Menhan Akar mengatakan operasi diluncurkan segera setelah serangan berbahaya itu. “Serangan yang direncanakan di luar perbatasan kami ini telah mendorong batas toleransi kami,” ujar dia.
“Kami menghantam target PKK/YPG dengan keras, dan kami akan terus menyerang mereka mulai sekarang,” tegas Akar, mengacu pada 22 teroris yang telah dilumpuhkan sejak serangan akhir pekan lalu.
Tiga tentara Turki tewas ketika sebuah bom yang ditanam oleh teroris meledak pada Sabtu di Akcakale, sebuah distrik perbatasan di provinsi Sanliurfa.
Otoritas Turki menggunakan kata "dilumpuhkan" dalam pernyataan mereka untuk menyiratkan bahwa teroris yang bersangkutan menyerah atau dibunuh atau ditangkap.
Operasi anti-teror Turki akan terus meningkat, kata Akar, menambahkan, “Kami menyatakan sekali lagi bahwa kami mengharapkan semua lawan bicara kami untuk memenuhi tanggung jawab mereka berdasarkan perjanjian.”